Kalkulator BMI
Hitung indeks massa tubuh (BMI/IMT) dewasa dan kategori berat menurut standar Asia-Pasifik.
Apa itu BMI / IMT?
BMI dipakai secara luas untuk menyaring apakah berat badan seseorang tergolong kurang, normal, berlebih, atau obesitas. Karena orang Asia cenderung memiliki risiko metabolik pada BMI lebih rendah dibanding populasi Barat, klasifikasi Asia-Pasifik menetapkan ambang normal 18,5–22,9 (bukan sampai 24,9).
Kategori BMI (Asia-Pasifik)
| BMI (kg/m²) | Kategori |
|---|---|
| < 18,5 | Berat badan kurang |
| 18,5 – 22,9 | Normal |
| 23 – 24,9 | Berisiko (overweight) |
| 25 – 29,9 | Obesitas I |
| ≥ 30 | Obesitas II |
Catatan penting
BMI adalah alat skrining, bukan diagnosis. BMI tidak membedakan massa otot dan lemak, sehingga atlet berotot bisa memiliki BMI tinggi tanpa kelebihan lemak. BMI juga tidak berlaku untuk ibu hamil. Untuk anak dan remaja gunakan Kalkulator IMT Anak yang berbasis z-score usia. Konsultasikan hasil dengan tenaga kesehatan untuk penilaian menyeluruh.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menghitung BMI?
BMI = berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (meter). Masukkan berat dan tinggi lalu tekan Hitung BMI.
Berapa BMI normal untuk orang Indonesia?
Menurut klasifikasi Asia-Pasifik, BMI normal berkisar 18,5–22,9 kg/m². Di atas itu tergolong berisiko atau obesitas.
Apakah BMI akurat untuk semua orang?
BMI adalah alat skrining populasi. Tidak selalu akurat untuk atlet berotot, lansia, atau ibu hamil karena tidak membedakan otot dan lemak.
Apa beda BMI dewasa dan anak?
BMI anak dinilai dengan z-score menurut usia dan jenis kelamin (standar WHO), bukan ambang tetap seperti dewasa. Gunakan Kalkulator IMT Anak untuk usia 5–19 tahun.
Apakah data saya aman?
Aman. Perhitungan dilakukan di browser tanpa mengirim data ke server.